Chelsea bahas masa depan Mourinho

1-mourinho-chelsea

Masa depan manajer Chelsea Jose Mourinho sudah dibahas di tingkat dewan setelah kekalahan 2-1 dari Leicester hari Senin lalu.

Akan tetapi, tidak ada pertemuan darurat dilakukan hari Rabu lalu dan diyakini jika pembahasan dewan tersebut merupakan bagian dari proses yang sedang berjalan yang dilanjutkan sejak kekalahan dari Southampton di awal musim ini.

Chelsea mengalami kekalahan kesembilan di Liga Primer musim ini hari Senin lalu, dan ketika anggota dewan Bruce Buck, Eugene Tenenbaum, Marina Granovskaia dan Michael Emenalo membahas masa depan manajer ini bersama pemilik klub Roman Abramovich setelah pertandingan itu, belum ada keputusan dibuat.

Sumber memastikan jika masa depan Jose Mourinho sempat dibahas oleh dewan secara teratur sejak kekalahan Chelsea 3-1 dari Southampton tanggal 3 Oktober – kekalahan yang langsung memaksa pihak klub merilis pernyataan resmi jika mereka mendukung manajer, pertama kalinya mereka melakukan hal terseut di era Abramovich.

Para pemain Chelsea diberi hari libur sehari pada Selasa lalu, tetapi mereka ada di pusat latihan hari Rabu lalu, di mana Mourinho yang memimpin latihan.

Mood yang diberitakan katanya canggung ketika skuad utama memperlihatkan kekecewaan setelah kekalahan yang membuat mereka ada di peringkat 16 atau satu angka dari garis degradasi.

Chelsea berhasil meraih sukses gelar ketiga di bawah Mourinho musim lalu, setelah dia dua kali sebelumnya membawa klub berjaya di masa kepelatihan pertamanya di klub London barat tersebut, tetapi mereka musim ini sangat kesulitan.

Akan tetapi, lolosnya tim ke fase penyisihan Liga Champions berhasil diamankan pekan lalu dan diberitakan jika hasil itu sedikit melonggarkan tekanan bagi Mourinho, meski manajemen klub masih khawatir dengan posisi klub di Liga.

Mereka mengambil sisi positif dari beberapa aspek penampilan akhir-akhir ini, meski kekalahan dari Bournemouth dan Leicester dalam dua laga beruntun berujung pada pertanayan serius apakah Mourinho bisa mengilhami kebangkitan tim atau tidak.

Manajemen klub dilaporkan sangat berhati-hati terkait pemecatan Mourinho untuk kedua kalinya, tidak mau membuat keputusan buru-buru dan memecat manajer yang mereka anggap yang terbaik di dunia.