Dibalik Kegagalan Timnas Belanda ke Piala Dunia Rusia 2018

piala dunia rusia 2018Pesta rakyat berlangsung dengan sukacita dan gegap gempita. Banyak ornamen menghiasi suasana desa, pernak – pernik di mana – mana, ditambah hiasan lampu yang menjadi sumber keindahan dan kecantikan pesta pada malam itu. Semua orang saling bersorak – sorai, bernyanyi dan meneriakkan yel – yel kebahagiaan. Tetapi tiba – tiba suasana menjadi hening dan kacau, semua orang mulai gelisah dan takut. Gelap menyelimuti suasana pesta rakyat tersebut, karena sumber listrik mati seketika. Ternyata sumber listrik desa tersebut habis yang berasal dari sang kincir angin. Kincir tak bergerak maka listrik pun tak didapatkan, hal ini menambah suasana mencekam pesta rakyat tersebut.

Sebuah analogi sederhana yang cukup pas apabila menggambarkan tim nasional Belanda. Sempat menjadi second runner up di ajang Piala Dunia sebelumnya, tahun 2014, ternyata tak menjadi jaminan bahwa mereka bisa kembali menghiasi turnamen prestisius pada ajang 4 tahunan ini.

Sehabis mereka berpesta ria, seakan – akan mereka terlarut dengan pesta pora kegembiraan, seakan – akan lupa, tidak menyadari bahwa perjuangan tak berhenti hanya di sana saja. Kejuaraan lain menanti termasuk Piala Dunia Rusia 2018.

Sayangnya, mereka harus kandas sebelum kejuaraan dunia dimulai, di tahap kualifikasi mereka harus pulang dengan kepala tertunduk untuk rakyat negara Kincir Angin. Hal ini membuat mimpi buruk bagi tim yang berjulukan Der Oranje dan menambahkan sejarah kelam mereka dengan 8 kali tidak lolos kualifikasi Piala Dunia.

Pertama kali di Swedia pada tahun 1958, dilanjutkan dengan 3 kali berturut – turut di Cile, Inggris dan Meksiko masing – masing pada tahun 1962, 1966 & 1970. Kejuaraan Piala Dunia di Spanyol (1982) dan Meksiko (1986) pun juga tidak dihiasi dengan pasukan Oranje. Setelah mulai konsisten untuk lolos dari babak kualifikasi di setiap pagelarannya selanjutnya, mimpi buruk hadir kembali pada tahun 2002 di Korea Selatan dan Jepang, bahwa mereka kembali tak berhasil lolos di babak kualifikasi. Termasuk yang terbaru ini untuk Piala Dunia Rusia 2018.

Tidak berhasilnya The Flying Dutchman untuk ikut serta dalam pagelaran 4 tahunan ini salah satunya adalah karena ketidakkonsistenannya meraup 3 poin dalam setiap pertandingan. Sinyal ini mulai terlihat saat pertandingan pertama yaitu kontra Timnas Prancis. Bermain di depan rakyat sendiri ternyata tak membuat dewi fortuna menghampirinya, mereka harus tertunduk malu karena dikalahkan dengan gol semata wayang dari Paul Pogba. Gelandang yang bermain di Manchester United ini menjadi malapetaka pada menit ke – 30, dengan tendangan di luar kotak pinalti ia berhasil membobol gawang Der Oranje.

belanda gagal ke piala dunia

Selain itu, juga terdapat kekalahan yang mengejutkan pada tim yang dikapteni oleh Arjen Robben ini, yaitu pertandingan melawan Bulgaria (26/3). Kekalahan yang memalukan mendera mereka, ditekuk 2-0 di kandang Bulgaria. Termasuk tim yang banyak diunggulkan saat preview pertandingan dengan komposisi tim yang dimiliki, ternyata hal itu tidak menjamin kesuksesan melewati tahap awal yaitu kualifikasi. Sungguh, apapun bisa terjadi dalam dunia sepak bola.

Selanjutnya saat laga tandang dengan Timnas Prancis kontra Belanda kembali menyisakan tangis bagi suporter negeri Kincir Angin. Dengan memalukan mereka dipaksa bertekuk lutut dengan kekalahan 4 – 0. Si Ayam Jantan berhasil menggunduli lawannya. Hal ini menambah sinyal ketidakberdayaan tim asuhan Dick Advocaat di Piala Dunia Rusia 2018.

Mimpi buruk terakhir pun tiba. Bermain di Amsterdam Arena, ternyata tak bisa membuat mereka bisa mencapai target kemenangan 7 – 0, mereka hanya bisa menang dengan skor 2 – 0. Kemenangan itu pun menjadi sia – sia, karena tidak berdampak baik pada posisi mereka di klasemen. Walaupun memiliki poin yang sama dengan Swedia 19 poin, tetapi mereka kalah dengan selisih gol.

Arjen Robben dkk pun tertunduk lesu, mengulangi lagi kejadian Piala Dunia Korea Selatan & Jepang tahun 2002. Saat itu tim Oranje juga gagal lolos dari babak menakutkan, kualifikasi. Petaka ini pun juga sebelumnya menimpa di ajang yang berbeda, yaitu Piala Eropa Prancis tahun 2016. Mereka tak berhasil lolos dari fase kualifikasi. Hal ini menambah catatan buruk timnas Belanda di kancah sepakbola internasional.

Banyak yang memprediksikan bahwa hal ini terjadi karena kutukan untuk negara Eropa yang mendapatkan juara 3 pada Piala Dunia, yaitu mereka tidak akan lolos dari fase kualifikasi Piala Eropa. Walaupun seperti itu, dalam sepakbola hal apapun bisa terjadi, selama waktu pertandingan masih berjalan, maka hal – hal yang tidak diduga pun bisa terjadi.